Review ~ pindah ke Ndalem Maharani Guest House

Perjalanan kami kali ini bertepatan dengan long weekend atau tanggal merah di hari Jumat. Mengingat keputusan perjalanan pun dibuat mendekati hari-hari terakhir maka pada peak season itu saya sekeluarga untuk sementara hanya berhasil mendapatkan penginapan untuk dua malam saja di Jogja. Penginapan pertama saya lupa namanya, namun lokasinya berada di tepi jalan utama. Kamar untuk untuk saya dan Puput terdiri dari twin bed. Kamar untuk ayah dan ibu berjarak dua kamar dari kamar kami. Di depan kamar kami pun terdapat kolam renang yang berukuran tidak terlalu besar. Penginapan ini standar saja. Kami menginap dua malam di sana namun sayang sekali sejak kami tiba kamar mandinya tidak terlalu bersih. Perabotnya pun terlihat kurang apik dan penerangan berkesan temaram. Harga penginapan ini per malamnya yaitu Rp 350.000 sudah termasuk sarapan. Sejak malam Sabtu kami sudah harus bergegas mencari penginapan lain yang masih kosong. Syukur menjelang waktu check out di Sabtu siang, kami akhirnya mendapatkan penginapan satu malam di Ndalem Maharani Guest House.

Kami bergegas packing kilat sepulang dari Taman Sari dan memindahkan barang bawaan ke penginapan baru tersebut. Ndalem Maharani Guest House berlokasi di Jl. Sawojajar No. 6. Penginapan ini bagi saya sangat menyenangkan.

Di lorong menuju kamar terdapat sudut-sudut yang ditempati meja dengan susunan buku-buku di atasnya. Rata-rata buku tersebut adalah buku berisi cerita atau foto-foto Bung Karno. Lokasi penginapan yang berada di jalan kecil pun membuat tempat ini terasa lebih tenang.

DSC_1829

Tempat tidur double bed yang dipesan berkesan lega untuk ukuran saya dan Puput, perabot di dalam kamar pun disusun dengan rapi.

Dan mengingat penginapan sebelumnya terkesan suram, maka penerangan di ruangan kamar ini terasa sangat terang, kamar mandi pun bersih. Semua terasa komplit begitu tahu di dalam lemari tersedia hairdryer, sajadah, dan bahkan Al Quran. Alhamdulillah..!

DSC_1823

Lokasi Ndalem Maharani Guest House memang tidak di tepi jalan utama, lebih masuk gang, namun bagi saya tidak mengurangi esensinya. Apalagi dengan kondisi yang lebih baik dari penginapan sebelumnya ini harga Ndalem Maharani lebih murah karena tidak berada di jalan utama, yaitu Rp 300.000 per malam.

Keluar dari penginapan akan mudah untuk mendapatkan transportasi seperti becak jika ingin menuju alun-alun selatan. Kalau ingin berjalan kaki pun juga tidak terlalu jauh.

Jogja 1

DSC_1778

*Ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi. Penulis tidak mendapatkan kompensasi apapun terkait postingan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *