Kalimat yang berarti banyak

Kita memang tidak tahu akan jadi apa nantinya mereka, tapi sebuah mimpi tentang masa depan yang sudah dialirkan lewat kalimat dari teman-teman sekalian, rasanya berarti banyak hal.

Terima kasih kepada semua yang sudah berpartisipasi ikut menyumbangkan kalimat semangat yang kemudian kami tuliskan dan sertakan dalam bingkisan Hari Anak untuk anak-anak panti asuhan ini. Ada yang lantang membacakannya ada pula yang malu-malu!

Ketika ini dituliskan menjadi satu semoga juga memberi SEMANGAT bagi mereka yang membacanya.

Sebuah kalimat sederhana..

Bingkisan plus goodie bag

“Negara ini kacau karena orang dewasanya meremehkan dan meninggalkan mimpi mereka. Jagalah dan hidupkanlah mimpi kalian. Wujudkanlah suatu hari nanti untuk bangsa dan negeri ini.” –Hendra-

“Tetaplah tersenyum pada dunia.” –Dian-

“Kalau diperbolehkan berandai-andai, aku ingin punya pintu ajaib punya Doraemon, supaya aku bisa pergi ke masa di mana mama melarang kalau naik-naik pohon, melarang kalau main jauh, melarang kalau berenang di sungai. Karena ternyata dilarang itu bikin kangen.” –Ayah Edy-

“Masa depan negeri ini ada di tangan kalian… adik-adikku sayang!” –Ilmi-

“Kamu pasti bisa lebih sukses dari anak yang mempunyai ayah dan ibu. Selamat berjuang dengan usaha dan doa.” –Ibu Nining-

“Semakin banyak membaca semakin banyak pengetahuan yang diperoleh. Ayo tambah SEMANGAT membaca!” –Ibu Kiswanti-

“Mimpikanlah impian yang tinggi dan kamu akan menjadi seperti yang kamu impikan suatu hari nanti. Bermimpi itu gratis. Siapa tahu mimpi yang besar itulah yang Tuhan berikan untuk kita.” –Dara-

“Jadilah anak yang sholeh/sholehah supaya orangtuamu di manapun mereka berada akan merasakan kasih sayang kalian. Kita nggak akan sendirian karena Allah selalu ada untuk kita. Kapanpun kamu rindu pelukan orangtuamu, berdoalah, dan Allah akan memelukmu.” –Imey, Jogja-

“Buyaopa, buyaohui (jangan pernah takut, jangan pernah menyesal. (pepatah Cina). Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing, kita ada di sini untuk saling melengkapi. (Bill Mc C.) –Oci-

“Saat kita tersadar bahwa kita ada di dunia dan ternyata tidak tahu siapa orangtua kita, kita hanya memiliki teman. Tapi teman itulah yang terkadang menjadi sosok orangtua, sesaat menjadi sahabat, dan suatu ketika mereka menjadi kerabat. Sayangilah mereka karena mereka adalah bagian dari keluarga kita.” –Furqon, Jogja-

“Cepat besar kau, nak!:D” –Julbe-

“Dalam hidup tidak ada yang tidak mungkin. Semua bisa diraih dengan ketekunan dan pantang menyerah. Satu kesulitan tidak mungkin bisa mengalahkan dua kemudahan. Berbuat baik sajalah terus. Maka kebaikan untukmu akan datang bersamanya.” –Vie-

“Tetap SEMANGAT belajar ya, semoga tercapai apa yang dicita-citakan!” -Ibu Ghali-

“Melakukan sesuatu dan gagal, jauh lebih baik daripada diam dan tidak melakukan apa-apa.

Sabar adalah atap rumah, jujur adalah temboknya, ikhlas adalah jendelanya. Dan keramahan adalah pintu utamanya.” –Kelly-

“Impian haruslah terus menyala dengan apapun yang kita miliki, meskipun yang kita miliki tidak sempurna, meskipun itu retak-retak (Iwan Setyawan) –Ime-

“Untuk anak-anakIndonesia: teruslah bermimpi dan raihlah impian itu dengan semangat. Masa depan negeri ini ada di tangan kalian semua. SEMANGAAT!!” –Agnes-

“Jangan menyerah. Menyerah berarti menunda masa senang di masa datang. (A.Fuadi)”. –Runi-

“Tidak ada modal lebih berguna daripada kecerdasan dan kebijaksanaan dan tidak ada kefakiran yang lebih merugikan daripada ketidaktahuan dan ketidakpedulian” –Taufiq-

Ketika semua sudah selesai membacakan, saya meminta mereka untuk menuliskan mimpi-mimpi atau cita-cita mereka disertai dengan usaha apa saja yang akan mereka lakukan untuk meraihnya. Dan inilah tulisan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *