1/4 abad plus 2

Seperempat abad plus dua tahun? Ah, kalau ditotal berapa hari ya itu? “Age is just a number” katanya. Benarkah?

Ada masa-masa di mana saya memang merasa belum layak melakukan ini dan itu, tapi di sisi lain merasa saya sudah seharusnya melakukan ini dan itu. Target-target yang belum terkejar sebelum akhirnya masuk ke usia 30 pada insya Allah tiga tahun mendatang.

Seringkali saya membuat rincian akan apa-apa yang saya inginkan atau ingin untuk saya lakukan. Tapi ketika kemudian harus mengambil sebuah langkah besar, saya kembali mundur dan banyak menimbang hingga rasanya terlalu banyak menimbang. Saya tak mengejar karir pekerjaan besar dengan gaji sekian, tapi justru mencelos ketika melihat hal-hal yang tidak bisa saya lakukan karena bekerja dan duduk setidaknya 8 jam seharian (di luar waktu tidur di dalam Kopaja tentunya). Dan saat itu saya kembali bertanya, apakah saya sedang menghitung kekurangan-kelebihan sesuatu atau sedang tidak bersyukur?

Abang yang juga lahir di awal Juli (sementara saya di akhir) tentunya juga memiliki target-target. Tapi saya takjub waktu tahu isi salah satu wawancaranya menjelang kepindahan bekerja dari seberang timur sana, yaitu bahwa ingin menjadi kepala perpustakaan sebelum usia 30. Ah, selama ini saya tak pernah mendengar kalimat itu.

Meski pada akhirnya hal itu tidak tercapai oleh Abang karena ia kemudian pindah bekerja lagi dan diterima menjadi CPNS. Tentunya target menjadi kepala perpustakaan tidak tercapai karena berbagai angka kredit dan segala macam peraturan yang saya tak ketahui jelas di lembaga negara tersebut. Waktu saya tanya lagi apa tidak apa-apa targetnya melesat? Katanya tidak apa, toh menjadi CPNS juga adalah pilihannya sendiri dan bukan paksaan. Apapun itu, semoga berkah untuk keluarga kami. Aamiin.

Anyway, Terima kasih untuk Vidy dan Ratih yang sudah repot-repot membeli kado dan memberi kejutan kecil untuk Abang di awal Juli lalu, juga terima kasih untuk foto ini ;*.

imageBertahun-tahun lalu saya mungkin tak mengira di usia sekarang sudah menikah dan bahkan sedang hamil. Meski ada bayangan dan harapan saat itu tapi tentu tak benar-benar mengira akan berbagai rezeki dan anugrah saat ini dariNya.

wpid-img_20140726_113013.jpg

 

Jatah hidup yang tentu semakin berkurang. Sehingga berbagai target dan harapan tentunya harus juga diupayakan untuk dilakukan.

Oh, Lord, please show me the right way..

wpid-IMG-20140731-WA0003.jpg

* Terima kasih untuk Rezita yang sudah mengirimkan foto di atas :p.

~ Ditulis menjelang 31 Juli 2014 ~

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *