7 Tips kemping untuk pemula

Camping
ˈkampiNG/
noun
noun: camping
  1. the activity spending a vacation living in a camp, tent, or camper.
    “visitors can go camping in the vast wilderness surrounding the mountains”

Camping atau berkemah bisa kita artikan sebagai “kegiatan menghabiskan waktu liburan dengan tinggal di camp, tenda, atau camper.”

Dalam KBBI tidak disebutkan kata “kemping” melainkan “kemah”. Namun banyak yang kerap menuliskan kata “kemping” untuk menyebutkan kegiatan berkemah tersebut. Namun, bukan penggunaan istilah ini yang akan kita bahas.

Berkemah bisa dilakukan di gunung, laut, dan juga tempat wisata lain yang diperbolehkan untuk mendirikan tenda untuk bermalam. Tidak semua tempat bisa digunakan untuk mendirikan tenda, lho! Ada beberapa area yang tidak boleh atau dilarang untuk digunakan sebagai tempat bermalam.

Untuk daerah yang termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional, misalnya, kita juga harus membuat surat izin terlebih dulu sebelum bisa kemping di area tersebut. Sementara untuk camping ground atau Bumi Perkemahan biasanya tenda sudah disiapkan dan kita hanya perlu untuk menyewanya saja, tidak perlu susah-susah membawa tenda. Ada juga bahkan kemping glamour alias kemping yang perlengkapannya serba mewah, misalnya pakai kasur spring bed, tersedia air panas, dan harganya tentu saja terbilang waah! Ini disebut glamping alias glamour camping.

Nah, karena saya belum pernah glamping, jadi kali ini saya mau membahas 7 tips saat kemping untuk pemula seperti saya ini. Lokasinya adalah di sekitaran Cibodas, Jawa Barat:

1. Kenakan dan bawalah pakaian yang sesuai. Serius lho ini. Baju manggung kamu jangan dipake kemping ya. Hindari juga membawa celana jeans yang berat dan susah kering. Kalau punya tabungan lebih atau ngincer diskonan saat bazar kaya saya, bisa juga mencicil beli kemeja atau celana outdoor yang quick dry alias kalo basah kuyup kena hujan atau air bisa cepat kering. Dan pliiis, JANGAN NGGAK BAWA baju ganti. Kalo basah kuyup bisa masuk angin!

2. Bawa kaos kaki, jaket (kalau bisa yang ber-polar), juga sarung tangan jika memang diperlukan. Plis, jangan sepelekan udara dingin. Terutama jika kamu nggak tahan dingin. Sebagai tambahan silakan juga membawa senter atau headlamp.

wpid-wpid-2014-03-27-22-19-24-jpg.jpeg

3. Jalur menuju Bumi Perkemahan Mandalawangi memang berbentuk tangga di awal pintu masuk, tapi ini jangan bikin kamu jadi mau kemping pakai wedges apalagi heels! Sepatu flat pun jangan. Terutama kalo di tengah kemping kamu mau trekking juga ke Cibereum. Halah… bisa jebol itu sepatu.

wpid3113-wpid-img_20130624_164324.jpg

 

wpid-img_20140329_063810.jpg

4. Leave no trace.

Sampah. Sampah. Sampah. Masa sih udah jauh-jauh kemping malah ninggalin sampah. Datang tempat bersih, pulangnya juga donks. Bawa dan gunakan wadah yang ramah lingkungan. Hindari penggunaan stereofoam dan kurangi plastik. Simpan selalu sampah hingga nanti turun atau bertemu tempat sampah. Saat ini pun sudah banyak peralatan kemping atau piknik yang ringan dan mudah dibawa. Light weight plus nggak nyampah.

wpid-dsc_1225_1.jpg

wpid-img_20140329_150408.jpg

wpid-IMG_20140329_091037.jpg

 

5. Kalau kamu pemula, ada baiknya lakukan perjalanan saat musim kemarau, jangan musim hujan. Saat musim kemarau saja karena cuaca yang tak menentu bisa tiba-tiba hujan, apalagi saat musim basah. Bisa-bisa hanya mindahin tempat tidur dari rumah ke tenda. Tapi kalau persiapanmu sudah matang, silakan saja.

wpid-IMG_20140331_152648.jpg

6. Sebisa mungkin hindari saat liburan panjang alias saat peak season. Rute terparah pernah kami tempuh yaitu macet 8 jam dari Cibodas-Bogor.

7. Berdoa sebelum dan sesudah kemping. Semoga lancar jaya dan selamat hingga pulang lagi ke rumah.

Selamat kemping!

Tenda kami
Tenda kami

 

0 comments Add yours

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *