Sharing & diskusi perpustakaan bersama komunitas Ciliwung Condet

wpid-p_20150307_145829.jpg7 Maret 2015 atas undangan Ryan, saya kembali melakukan sharing di basecamp Ciliwung Condet. Rupanya Ryan dan relawan lainnya ingin menghidupkan kembali perpustakaan Ciliwung Condet setelah sempat vakum beberapa waktu.

Saya janjian dengan Tiwi di stasiun Pasar Minggu, lalu bersama kami naik ojek menuju Jl. Munggang, melewati jembatan Ciliwung yang bagi saya cukup ekstrim kalau naik motor.

Gerimis mulai turun saat kami tiba di Ciliwung Condet. Relawan yang hadir baru 3 orang, ber-5 dengan saya dan Tiwi. Maka kami putuskan untuk menunggu dulu peserta lain yang belum datang.

Sama seperti tahun 2012 lalu, kali ini pun saya akan sharing mengenai perpustakaan. Slide yang saya akan bagikan pun sama, hanya diberi tambahan sedikit. Bedanya dengan dua tahun lalu selain relawannya, yaitu kondisi saung yang saat itu masih sederhana dan berwujud saung bambu saja, sekarang sudah permanen.

Tahun 2012
Tahun 2012
Tahun 2015
Tahun 2015

Setelah relawan bertambah, Ryan selaku tuan rumah pun memulai sesi diskusi. Saya sengaja tidak merubah slide karena berpikir bahwa relawan yang hadir berbeda dengan yang tahun lalu sehingga informasi yang ingin disampaikan tetap layak untuk diketahui bersama. Inti yang saya bahas pun hanyalah seputar peran perpustakaan di masyarakat dan teknis perpustakaan secara sederhana. Dalam sesi diskusi ini juga terdapat Bilqis dan Hanum yang juga mahasiswi ilmu perpustakaan UI angkatan 2011.

Sesi diskusi berlangsung lancar, diiringi hujan deras yang sesekali tampyas dan mengecilkan suara para relawan yang berbagi ide mengenai acara yang akan dilakukan dan pertanyaan mengenai fokus perpustakaan Ciliwung Condet ke depannya. (Suara jadi kecil tapi niat nggak kecil, kan? Hehehe). Karena di tahun 2012 lalu mereka berfokus pada anak-anak saja, kini (menurut Ryan) dimaksudkan untuk fokus pada keseluruhan lapisan masyarakat dengan mengutamakan arsip-arsip atau koleksi mengenai Ciliwung itu sendiri. Hal ini karena masih minimnya pengetahuan mengenai Ciliwung yang seharusnya tidak boleh dilupakan.

Maka dalam hal ini kerja sama dengan pihak-pihak lain, misalnya mahasiswa, sangatlah penting untuk memudahkan pencarian dan pengumpulan informasi mengenai penelitian Ciliwung. Kerja sama dengan relawan Ciliwung di lokasi lain juga dibutuhkan jika ingin melaksanakan berbagai event di perpustakaan seperti misalnya diskusi, bedah buku, pelatihan kreativitas, rolling buku perpustakaan, dan kegiatan lainnya. Karena tentunya perpustakaan tidak akan berfungsi maksimal jika hanya menyediakan koleksi saja.

image

image

image
Kreasi daur ulang dari pelepah pisang yang dibuat salah satu relawan

Terima kasih untuk para relawan komunitas Ciliwung Condet yang sudah mengundang saya melakukan sharing dan diskusi. Maapkeun euy kalo slidenya seadanya huehehehe. Terima kasih untuk Abang sudah dibolehkan sehingga saya bisa datang ke acara, juga dede yang enjoy saja ditinggal dengan ASIP yang sudah disiapkan.

Salam dari saya yang menikmati meninggalkan dede hanya 3 jam saja. #Kode

*eh. XD

image

Ingin ikut menjadi relawan Perpustakaan Ciliwung Condet?

Silakan kunjungi blog mereka di sini.

Twitter: @Ciliwunglibrary

wpid-img_20150323_211321.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *