Antar jemput ASIP dengan JNE Jesika

Tidak ada ibu bekerja yang mau stok ASInya habis. Apalagi ketika baru beberapa minggu bekerja. Sayangnya itu terjadi pada saya.

Di saat cuti saya boleh saja sedikit bangga karena bisa menabung ASIP dalam botol meski tidak penuh. Jumlahnya ada sekitar 40 botol. Tapi setelah beberapa hari masuk saya mulai was was mengingat pengeluaran lebih besar daripada pemasukan alias jumlah botol yang terpakai lebih banyak dibanding jumlah hasil pumping saya selama seharian.

Itupun sudah beberapa kali terselamatkan karena saya mengajukan cuti kembali atau karena ada hari libur nasional long weekend, hingga karena mendadak tidak jadi masuk kerja karena urusan darurat. Namun ketika setiap hari harus masuk, stok pun semakin menipis. Saya berusaha tetap berpikir positif dengan meyakinkan diri bahwa hasil perahan bisa melonjak drastis. Sayangnya kata-kata “sedikit amat!” dari orang sekitar dan juga sedikit rasa was-was malah turut menyumbang berkurangnya ASI.

Akhir pekan saat dede tertidur, bukannya bisa menabung saya malah terpana memandangi hasil pumping selama 1 jam yang hanya 20-30 ml. Gawat.. dan semakin saya khawatir, semakin turut berpengaruh pada produksi ASI.

Saya pun mencari info mengenai kurir ASI. Bagaimana supaya hasil pumping saya di kantor bisa segera sampai ke rumah. Jadi saya akan pumping kejar setoran.

Saya pun mencoba Jesika. Layanan baru dari JNE yang dibuat khusus untuk antar jemput ASIP. Jesika sendiri adalah singkatan dari Jemput ASI Seketika.

image

Saya mengirimkan email, yang dalam waktu sekitar setengah jam kemudian dibalas dan dilakukan konfirmasi via telepon. Saya biasanya pumping 2x, maka saya meminta kurir ASIP nantinya untuk datang pukul 14.00. Pukul 13.30 kurir sudah datang, laki-laki, dengan membawa cooler bag juga. ASIP pun dimasukan dalam kantong dan diberi nama. Saya bertanya apakah kurir akan menjemput ASIP lainnya lagi? Ia menjawab bahwa satu kurir untuk satu tujuan saja. Jadi tidak khawatir ASIP tertukar.

image

Esoknya dan kemudian hari saya kembali menggunakan jasa kurir. Oh ya, biayanya adalah Rp 25.000. Bagi saya ini tergolong murah dibanding kalo saya naik ojek pulang ke rumah hehe.

Jika saya lupa mengirimkan email, staf Jesika pun menelepon dan bertanya apakah hari ini saya ingin dijemput ASIP-nya. Dan lebih menyenangkan karena kurir ASIP tidak pernah telat, malah selalu lebih cepat datangnya hingga saya yang merasa tidak enak karena terkadang ia datang di saat saya masih pumping.

image

Kurir ASIP, laki-laki maupun perempuan AS, bergantian datang menjemput ASI dari kantor saya dan mengantarnya ke rumah. Biasanya mereka mudah dikenali karena menggunakan seragam dan membawa cooler bag hehe.

Selama sekitar 2 minggu saya senang dengan pelayanan Jesika. Dan meski sekarang sudah tidak bekerja namun saya ingin mengucapkan terima kasih untuk seluruh staf dan para kurir yang sudah mengantar jemput ASIP untuk dede di rumah.

Terima kasih banyak untuk Jesika yang sudah turut membantu mengutamakan ASI ekslusif!

*tulisan di atas adalah berdasarkan pengalaman dan opini pribadi. Penulis tidak menerima kompensasi apapun terkait postingan ini.

4 thoughts on “Antar jemput ASIP dengan JNE Jesika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *