Kebun Raya Bogor bareng pasukan sepupu

Sepertinya ini benar-benar kunjungan kami bersama-sama setelah 17 tahun lamanya. Kami itu maksudnya saya bareng sepupu yaitu Anggi sama Ririn aja (selebihnya sih belom lahir). Sisanya saya ke sini lagi dengan Abang sekitar tahun 2010, lalu tahun 2013.

Awalnya saya iseng mengajak pasukan sepupu untuk ke kebun raya naik kereta. Hitung-hitung mengajarkan mereka naik transportasi publik karena di antara mereka masih ada yang belum pernah menaiki kereta Jabodetabek (eh, bayi saya juga belum pernah). Ternyata para orangtua menyahut dan mau ikut juga. Ya sudah, akhirnya diputuskan naik mobil saja dengan catatan ya harus ada supirnya. Yaaah gagal deh dede naik kereta :p.

Berangkatlah kami 3 mobil dengan isi sekitar 5 keluarga pada tanggal 20 Juli ke Bogor. Janjian jam setengah 7 dan seperti biasa molor jadi jam sekian hehe. Itupun pake acara Daffa nangis di salah satu rest area menuju Bogor karena minta beli mobil-mobilan. Haduuh anak sapa sih ini -.-.

Begitu sampai Bogor kami malah muter-muter nyari jalan menuju pintu gerbang masuknya! Ngikutin mobil depan eh rutenya satu jalur! Belok lagi eh kejebak macet angkot dj pasar. Duh! Jadilah kami minta tolong orang-orang supaya mobil bisa mundur dan putar balik lagi.

Begitu sampai di pintu gerbang, walah saya baru ingat kalau kendaraan tidak boleh masuk ke dalam. Ya iyalah, kalo boleh macet di kebun keleus. Padahal karena merasa mumpung bawa mobil, saya bawa baju dede segambreng alias banyak bener. Daripada diomelin ibu saya karena bawa baju dikit ya udah saya bawa aja yang banyak. Jadilah Abang kena tugas bawa tas yang berat macam mau nginep hihi.

Tiket masuk Kebun Raya Bogor saat ini 15.000, sudah naik dibandingkan tahun 2013 lalu yaitu 9.500. Dan mulailah kami masuk ke dalam. Berhubung bawa bocahnya kira-kira ada 11-an anak, jadinya kami piknik nggak terlalu jauh dari pintu masuk. Bu Umi sih kekeuh mau cari lapangan teratai yang di ujung sana itu, tapi ditolak mentah-mentah sama yang lain soalnya kasian kan bocah-bocah kalo kejauhan.

Akhirnya karena si tante kekeuh ya udah dia ngacir sendirian ceritanya survey gitu ke sana hihi. Dan beneran jauh karena sampe kita jumpalitan makan nasi dan segala cemilan, Bu Umi nggak balik-balik dan semua orang bilang mungkin udah pulang naik angkot XD.

Dede bergantian digendong yang lain. Eyang-eyang muda-nya pada kekeuh mau nge-gendong. Yaah, kalo di outdoor gini lumayan deh nemplok-syndrome sama sayanya berkurang. Jadi emaknya ini bisa selfie-selfie dulu.

Habis itu para bocah ngajakin keliling, dan jadilah kami jalan sebentar menuju Taman Meksiko. Trus pada ngeluh panas haha ya iyalah itu kan ceritanya padang gurun jadinya gersang :)).

Saya bolak-balik ingetin bocah-bocah untuk berhitung dan saling menjaga sepupu sebelahnya karena pengunjung Kebun Raya hari itu lumayan ramai! Takut hilang euy..

wpid-p_20150720_111410.jpg

 

Habis itu kami balik lagi ke tempat piknik karena dede sudah kepanasan dan kehausan. Dan kami pun main lagi di area piknik. Nasib hari itu saya nggak juga bisa jepret kupu-kupu. Sekalinya ada yang terbang rendah dan hinggap eh sayanya lagi nyusuin jadi nggak bisa ngacir hihi.

wpid-img_20150721_150549.jpg

Tapi yang penting tujuan hari itu tercapai, yaitu re-make foto di Kebun Raya setelah 17 tahun ini.

Kalo yang ini sih susunan duduknya kebalik, Anggi doang yang pas. Daffa nggak mau pisah pula dari emaknya.

wpid-img_20150723_102803.jpg

 

Yang ini lumayan deh. Meski nggak jadi foto di lokasi yang sama karena jauh bener. Lapangan yang ini deket gerbang 4, sementara kami di dekat gerbang 1.

wpid-img_20150807_153010.jpg

Setelah itu mampir sebentar ke museum zoologi. Yeah, ini kunjungan perdana dede ke museum.

wpid-p_20150720_135005.jpg

Alhamdulillah piknik hari itu lancar, semoga sehat selalu ya. Terima kasih untuk pasukan sepupu atas jalan-jalannya.

wpid-img-20150723-wa0076.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *