Review ~ Keliling dunia di Dapoer Roti Bakar

Belgia, Belanda, Inggris, Australia, dan berbagai negara-negara lain disebutkan dalam menu roti bakar ini. Ya, Dapoer Roti Bakar rupanya menyajikan berbagai varian roti bakar dengan menyematkan nama-nama negara.

image

Tak hanya itu, Dapoer Roti Bakar juga menyajikan semua bahan yang disajikan secara homemade.

Sewaktu hamil saya pernah mengajak Abang mencicipi roti bakar ini. Sayangnya kami salah pilih waktu. Saat itu malam minggu dan seperti layaknya warung makan lain, Dapoer Roti Bakar pun ramai dengan para nongkrong-ers yang hahahihi. Kami sempat menunggu untuk mendapatkan tempat duduk dan nyaris pulang kalo nggak kunjung ada tempat kosong selama sekian menit.

Hingga akhirnya ada pengunjung yang pulang dan kami mendapatkan tempat. Namun sayangnya, konsep warung roti yang memang sederhana ini cukup menyulitkan bagi saya yang tidak suka asap rokok, terutama saat itu sedang hamil. Tidak ada batasan area smoking-non smoking.

Itu sebabnya saat kunjungan kedua dan membawa dede, kami pilih waktu yang tidak rush hour, yaitu hari Minggu pukul 10. Awalnya sih mau jam 6 (iyes, Dapoer Roti Bakar yang saya kunjungi ini buka 24 jam) tapi biasa deh nyuci dan leyeh-leyeh dulu mumpung hari Minggu XD.

Okeh balik lagi ke roti!

Jadi warung roti bakar ini menyediakan 4 jenis roti, yaitu spesial, gandum, kentang, dan selimut hijau.

Saat itu saya pesan roti bakar spesial niagara, sementara Abang pesan roti bakar gandum Inggris. Roti bakar niagara yaitu roti bakar yang dilapisi coklat warna-warni di atasnya. Meski sempat kecewa karena awalnya mau roti bakar Belanda alias roti bakar plus toping es krim (namun sayangnya habis karena mungkin diserbu malam sebelumnya), setidaknya saya terhibur dengan roti bakar niagara dengan air terjun pelanginya.

Untuk minuman saya pesan Lemon New Zealand yang ternyata dicampur Kiwi. Segaaar.

Sayang sekaliii kami harus menunggu agak lama hingga roti bakar disajikan. Belakangan di dekat kasir saya melihat ada semacam disclaimer hehe, isi tulisannya kira-kira: harap bersabar menunggu roti bakar dan antrian karena dibutuhkan waktu agar roti dapat dibakar matang dengan baik. Hehe berarti kalo lagi keroncongan banget harus isi perut dulu sebelumnya biar nunggunya nggak keburu pengsan :p.

image

Awalnya saya semangat makan si niagara. Toping warna-warni di atas rotinya ini adalah cokelat batang yang juga dibuat homemade. Tiap warna cokelatnya mengusung rasa dan wangi yang berbeda. Pink-strawberry, ungu-anggur, hijau-mint, kuning-lemon, dan apa lagi ya.

Saya malah jadi heboh menjumput cokelat warna-warni sambil mencium wanginya. Eh, tapi lama-lama blenger hehe. Buat yang nggak terlalu suka manis mungkin bisa blenger sama coklatnya nih kaya saya hehe. Jadi kesannya terlalu manis gitu. Kalo kata temen saya yang orang Sunda: giung!

Selesai makan, kok pesanan kentang sama sosis nggak datang-datang ya. Eh, ternyata si mas lupa sama pesanan kami hiks.. jadilah harus tunggu lagi. Sosis dan kentang gorengnya enak, plus oregano. Tapi sayang kayanya taburan oreganonya kebanyakan, jadinya saya sama Abang sempet batuk-batuk hihi.

image

Dari segi interior, waktu pertama datang tembok di warung ini full ditempelkan semacam wall sticker sehingga lebih cheerfull. Sayang, kemarin sedang dicat sehingga temboknya polos. Yaah padahal tadinya saya sama dede mau foto dengan background itu hehe.

Untuk orang rumah saya pesankan roti bakar Inggris (blueberry) selimut hijau yang ternyata dibungkus daun pisang dan dilapisi daun pandan serta dibakar 2x.

Kisaran harga roti bakar di Dapoer Roti Bakar adalah 14.000-25.000, sementara harga minuman berkisar 10.000-20.000.

Mau mampir ke Dapoer Roti Bakar? Ini alamatnya yang di Pasar Minggu:

Jl. Raya Pasar Minggu no. 15A, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sementara cabang lain ada di Grogol (pindahan dari Kuningan City dan baru dibuka 1 September 2015), Summarecon Digital Center, Jogja, dan Pondok Gede.

*review adalah opini pribadi dan bukan postingan berbayar.

0 thoughts on “Review ~ Keliling dunia di Dapoer Roti Bakar

  • September 7, 2015 at 2:08 am
    Permalink

    Harganya berapaan y kk?

    Reply
    • September 7, 2015 at 7:09 am
      Permalink

      Aah iya lupa ditulis. Roti bakarnya 14.000-25.000-an pak. Minuman sekitar 10.000-20.000. Saya tambahin ke tulisan ya, terima kasih 😀

      Reply
      • September 7, 2015 at 7:26 am
        Permalink

        Nah gt..sip mbk..hihii

        Reply
        • September 7, 2015 at 9:42 am
          Permalink

          Sudah saya edit lagi beserta beberapa tambahan hihi masih belajar bikin review :p

          Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *