Review ~ pengiriman paket via Gojek

Saya sudah pernah posting sebelumnya tentang pengiriman barang dengan Gojek. Tapi di tempo itu saya selaku pembeli dan sempat merasakan kecewa karena kesalahan aplikasi sehingga tarif yang dibayar tidak sesuai. Nah, tapi selain itu saya kali ini mau menuliskan pengalaman mengirimkan barang via Gojek yang sukses alias nggak mengecewakan.

Bukan postingan berbayar lho ya. Tapi karena awalnya saya bingung kok banyak yang nyasar ke blog saya gara-gara postingan Gojek saya tempo dulu. Nah, karena saya juga merasakan manfaatnya jadi kali ini saya bikin tulisan lagi. Biar berimbang gitu.

Saya merasakan sendiri manfaat pengantaran barang via Gojek, apalagi waktu tarifnya masih Rp 10.000 haha. Di awal tulisan pada aplikasi untuk pengiriman barang adalah “instant courier” lalu berubah menjadi “Go-Send”.

image

Beberapa pembeli usaha kecil-kecilan saya dengan lokasi yang sama yaitu di Jakarta, rata-rata meminta untuk diantar paketnya via Gojek saja. Ya nggak semuanya sih. Tapi lumayan untuk menghemat timbangan dan dengan waktu yang lebih cepat. Iyah hemat timbangan, soalnya kalo piring-piring kayu itu kan kalo pesan banyak bisa sekian kilogram.

Tapi meski dikirim via Gojek, saya tetap membungkus barang dagangan dengan bubble wrap. Jaga-jaga ajah, ya jangan sampe piring kayunya ngegelundung dari motor bapak Gojek terus patah, kan.

Dalam waktu sekian menit si Bapak Gojek pun sampai di rumah, saya serahkan barang dagangan, lalu wuuush sampe deh ke tujuan. Pernah juga ngantar ke restoran yang pesan piring kayu sayah. Alhamdulillah sampai dengan selamat dan cepat.

image

Ketika tarif sudah berubah ternyata tetap ada pembeli yang minta diantar pakai Gojek. Katanya sih karena buru-buru. Meski ada juga yang lantas membatalkan karena ia tidak tahu tarif sudah berubah.

Dan pernah juga saya batal nganterin barang karena ternyata lokasinya lebih dari 25 km. Sayangnya di aplikasi tidak ada keterangan batasan tersebut di awal tampilan jadi saya pikir bisa-bisa saja. Ternyata kalau sudah klik order now, baru muncul kalau jaraknya melebihi batas sehingga pesanan pun ditolak hiks. Padahal waktu itu saya sudah janji untuk kirim di saat itu juga dan sesudah ada keterangan batasan si pembeli malah nggak bisa dihubungi untuk konfirmasi pengiriman.

image

Overall, pengiriman barang jualan saya via Gojek untuk pembeli selama ini sukses. Dan sempet juga bertanya-tanya waktu Gojek mau dilarang nantinya bagaimana ya. Eeh, ternyata nggak jadi hehe :p.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *