Review ~ Regal Raya Cottage Pantai Anyer

Terakhir kalinya saya berkunjung ke pantai Anyer adalah 13 tahun lalu saat masih SMA. Wow lama juga ya. Maka saat ada ajakan berkunjung ke pantai Anyer dari kantor Abang saya tidak menolak. Masing-masing karyawan bisa mengajak serta keluarga dengan catatan menanggung biaya tambahan sendiri.

Sabtu 23 April 2016 kami pun berangkat 1 bus menuju Anyer. Seperti biasa dede malu-malu berlindung di balik saya saat bertemu dengan orang yang baru ia lihat atau dalam hal ini teman-teman kantor Abang yang kebanyakan ibu-ibu itu hihi.

Namun ternyata hanya sedikit pegawai yang membawa serta keluarga, yang komplit membawa pasangan beserta anak hanya Abang saja hehe.

Kami menginap di Regal Raya Cottage. Waktu tempuhnya adalah 3 jam dari Jakarta. Karena lebih banyak pegawai ibu-ibu daripada bapak-bapak maka disewa 1 cottage lantai 1 dan 2 untuk ibu-ibu dan 1 kamar lagi di lantai atas untuk bapak-bapak di cottage lainnya. Antara lantai 1 dan 2 dihubungkan dengan tangga yang bisa diakses dari luar sehingga tidak masalah jika hanya menyewa lantai 1 atau 2 saja.

Cottage terdiri dari ruang tamu, pantry, 2 kamar dengan kasur double dengan 1 kamar tidur memiliki kamar mandi di dalam.

Untuk rombongan kami yang 1 cottage terdiri dari kira-kira 10 orang, ruangan tergolong cukup luas. Ruang tamu dilengkapi sofa dan meja juga televisi. Sementara di pantry terdapat sekitar 4 gelas dan teh atau kopi untuk diseduh, juga tersedia dispenser.

image

Kamar tidur pertama cukup luas bahkan meski ditambah dengan kasur tambahan. Namun kamar tidur kedua dengan toilet di dalam tidak cukup untuk ditempati kasur tambahan yang digelar di lantai.

image

image

Dede sempat ngambek berat dan mogok keluar dari kamar mandi, sehingga saya disarankan pindah saja dari cottage ibu-ibu dan bergabung ke tempat Abang. Meski sempat merasa tidak enak tapi akhirnya saya khawatir juga saat malam ada adegan ngambek lagi ketika dede terbangun dan bukan menjumpai bapake tapi ibu-ibu yang sedang nonton sinetron uttaran #eh.

Sehingga para bapak yang jumlahnya 6 orang itu mengalah menggelar kasur di ruang tamu dan kami bertiga pindah ke dalam kamar tidur utama.

Mengingat beberapa kali kami mendapatkan penginapan dengan toilet yang sangat tidak layak maka saya bersyukur sekali toilet di cottage ini cukup bersih. Air hangat di shower juga berfungsi dengan baik.

Kekurangannya adalah AC pada cottage tidak bisa dikecilkan sehingga ketika yang lain menggelar bakar-bakar rumah udang dan cumi sementara saya tertidur bersama dede, AC saya matikan saja karena jadi kedinginan dan sakit perut.

Makanan di cottage rasanya cukup enak (kalau tidak mau dikatakan standar). Pagi harinya terdapat menu bubur ayam, nasi goreng, roti tawar dan selai.

image

Cottage terletak di tepi jalan dan tidak begitu jauh dari pasar yang menjual oleh-oleh. Di bagian belakang cottage terdapat kolam renang yang mengarah langsung ke pantai dan bisa melihat sunset. Tersedia undakan untuk langsung menuruni pantai dan tidak jauh dari situ ada jasa penyewaan ATV untuk berkeliling pantai dan juga banana boat.

image

image

Kolam renang terdiri dari kolam kecil untuk anak dan kolam besar untuk dewasa. Juga tersedia ruang makan outdoor dan kursi untuk sekadar duduk-duduk menikmati suasana pantai.

image

Sayangnya saat itu matahari tertutup awan sehingga kami tidak bisa menyaksikan matahari terbenam.

wp-1462879030537.jpeg

Secara keseluruhan Regal Royal Cottage memiliki fasilitas cukup baik namun harganya masih tergolong cukup mahal karena hitungannya 1 cottage per 4 orang. Sehingga jika menginap dalam jumlah keluarga besar sekaligus dalam 1 cottage akan terkena tambahan biaya lagi untuk extra bed. Meski begitu pengalaman di Regal Royal Cottage cukup mengesankan untuk liburan kami.

*postingan ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan bukan postingan berbayar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *