Project menanam 2016

Tiga tahun berlalu sudah sejak saya sukses menanam tiga bibit bunga matahari hingga mekar. Sesudahnya saya berusaha menanam lagi namun selalu gagal. Begitu juga dengan bibit tomat, cabai, terong, dan segalanya. Selalu gagal. Sayang sekali menyaksikan banyak pot-pot kosong di belakang rumah juga halaman belakang yang cukup lebar jika mau ditanami berbagai tanaman sayur mayur. Saya bahkan yakin, kalau mau nanam semangka juga masih muat.

Lalu sekarang, setelah sudah pindah rumah dengan teras yang mentok pagar, saya hanya punya secuil pojokan untuk meletakkan pot tanaman. Pusing juga hanya melihat aspal namun burung-burung masih mau berbaik hati mampir ke rumah saya. Maka saya pun membawa beberapa pot dari rumah ibu lalu menanaminya dengan tanaman yang mudah dulu untuk memancing niat menanam saya.

Please, kalau ada yang tahu nama tanaman ini kasih tahu saya ya! Dari dulu saya selalu menganggapnya mirip rosemary deh. Si tanaman sukses berbunga pasca saya boyong dari tukang tanaman. Tapi sekarang setelah sekitar 2 bulan, mandeg. Nggak mau berbunga lagi. Geregetan!

Dua bulan lalu
Dua bulan lalu

 

wp-1466512376366.jpeg
Sekarang tak lagi berbunga šŸ™

Kemudian di instagram, saya menemukan beberapa pecinta tanaman yang membuat tagar yang sama dan menjurus pada satu akun yaitu Urban Jungle Blog. Dari situ kemudian beralih lagi ke berbagai akun pecinta kaktus. Oalaaah, ngiler bener saya lihat kaktus-kaktusnya. Sejak dulu saya memang suka kaktus. Malah waktu masih jaman kuliah, si Abang ngasi kaktus yang dibeli di Cibodas. Bunga kaktusnya beberapa bulan kemudian udah copot-copot tapi kaktusnya saya tanam dan tetap tumbuh hingga beberapa tahun kemudian. Kaktus cinta… Halah.

Kaktus
Kaktus

Balik lagi ke para pecinta kaktus di IG, lha kok koleksi kaktusnya lucu dan seru-seru yah. Nggak cuma berduri-duri gitu tapi malah mirip kaya bunga. Warna-warni pula. Iih lucu bener! Singkat kata akhirnya saya beli juga kaktus dengan model warna warni seperti itu, ditambah tanaman mint biar bisa bikin teh mint atau infused water sendiri, ditambah tanaman bulat-bulat kecil yang namanya string of pearls atau kalo di Indonesia disebutnya bunga tasbih. Hadeuh jadi ngeborong deh.

Borongan tanaman tersebut diantar pakai GoJek dan bikin si kaktus sukses lompat-lompat ke pot sebelahnya dan batu-batunya berantakan. Duh! Tapi kemudian saya langsung benerin dan dengan penuh harap semoga si kaktus nggak pada mati.

Ada satu lagi tanaman yang hadir di rumah tapi gara-gara nggak sengaja kebawa dari tukang tanaman. Hihi macam bonus gitu, beli bunga malah dapat daun itu di sela-sela tanahnya. Tadinya mau saya buang karena takut tanaman hama. Tapi syukur nggak jadi dibuang, malah saya siram terus. Beberapa helai saya pindahin ke botol kaca dan diisi air. Ceritanya pake teknik propagation gitu. (bener nggak ya namanya). Karena berdasarkan info, si tanaman ini senang air dan cahaya matahari. Sekitar 5-7 hari pasca saya taro di air itu muncul akar baru dan daun kecil, lalu saya pindahin ke pot eeeh malah layu. Akhirnya saya pindahin lagi dan sampe sekarang masih di botol selai kaca kecil itu dengan akar-akar dan daun-daun baru yang bermunculan.

wp-1466512401090.jpeg
Benarkah ini pegagan?
Muncul akar dan daun baru
Muncul akar dan daun baru

Maka perkenalkan, ini deretan tanaman yang terdiri dari kaktus, mint, daun ijo-ijo bawa dari rumah ibu, juga daun yang sepertinya bernama pegagan itu.

wp-1466487948850.jpeg

Ini penampakan mereka semua beberapa minggu lalu saat string of pearls yang bulat-bulat itu masih seger, daun bawang pun belum ditumpahin dede. So far, tanaman mint oke selama nggak lupa disiram.

wp-1466487809053.jpeg

Saya sempat harap-harap cemas ketika pergi ke rumah ibu dan sorenya hujan besar sehingga kaktus pada kehujanan. Tapi lalu voila! Beberapa hari kemudian mulailah bertambah bunga yang ada pada diri si kaktus.

image

Sayangnya hal itu tidak berlaku yang sama pada bunga tasbih atau string of pearls saya yang sekarang sepertinya sudah mati! Huhuhuhu… nggak sukses euy. Susyeeh bener padahal ini masih kecil bangets. Kayanya karena kehujanan dan kebanyakan air. Hiks.. Hingga hari ini saya masih wara-wiri masukin kaktus ke dalam rumah kalau malam tiba atau kalau langit mulai mendung. Pengin punya rak untuk tempat pot yang model rustic gitu tapi nanti dulu deh hehe.

Nah, kalo yang ini ada yang suka ngintil kalo saya ke pojokan. Dede jadi girang bener kalo ikut ngaduk-ngaduk tanah. Tempo hari malah tiba-tiba ngilang lalu ada di pojokan dan udah numpahin tanah. Untung yang ditumpahin botol bekas isi daun bawang yang udah mati.

Meet my gardening buddy!

wp-1466511869965.jpeg

So, have you start planting today?

0 thoughts on “Project menanam 2016

  • June 24, 2016 at 3:09 am
    Permalink

    wah, aku mah setipa tanaman yang aku tanam pasti mati, jadinya malas berkebun itu

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *