Selamat datang Juli

Saya gagal dapat THR mengirim catatan perjalanan ke Taiwan kemarin ke majalah ataupun koran harian. Alasannya selama berminggu-minggu email saya selalu ditolak sistem. Saya sudah mencoba via hp juga tapi tetap rejected. Ah, sudahlah. Maka seperti biasa catper insya Allah akan diuraikan di sini saja.

Masuk bulan Juli dan tinggal beberapa hari lagi Ramadhan pergi.. semoga Allah mempertemukan saya (dan juga Anda) dengan Ramadhan tahun depan. Aamiin.

Saya sempat dibingungkan di awal tahun ini tentang hendak ke mana saya? Sebagai orang yang sudah resmi tidak bekerja kantoran, selama 1 tahun ini saya belum bisa adaptasi dengan jadwal. Nulis buku kedua? Tiap malam pas buka laptop malah ngantuk, nemenin dede tidur malah ikut tidur juga. Jadi wassalam..

Itu sebabnya saya sempat sedih juga waktu baca postingan Eris tentang planning yang ia tulis 10 tahun lalu. Saya jadi berpikir saya sudah banyak sekali merubah rencana. Kalau mau dibilang saya ingin sekali mendaftar beasiswa. Duh, tapi rasanya perasaan saat terpilih ikut konferensi 7 tahun lalu tapi lalu tidak mendapat izin untuk berangkat karena ketidakpercayaan masih membayang-bayangi saya. Belum lagi bayangan wawancara beasiswa yang pastinya melebihi sidang. Baiklah, kita akui saja kalau saya pesimis dan takut duluan.

Itu sebabnya saya sempat bingung melangkah. Atau mau melanjutkan menjadi blogger dengan meningkatkan domain dan hosting sendiri dan mengkhususkan diri dengan subjek tertentu? Ini sempat menjadi pertimbangan hingga sekarang. Namun berhubung dana masih dialokasikan untuk yang lain, jadi saya masih meneruskan blog ini saja dulu.

Pencapaian reading challenge 2016 pun masih jauh sekali. Dari target 20 buku saya baru membaca 3 buku saja. Alamak, kirain udah 6. Ternyata masih 3 hiks..

image

Tapi yang mengagumkan dari setengah tahun kemarin adalah perjalanan ke Taiwan bersama Abang dan dede. Perjalanan luar negeri pertama kalinya bagi kami. And i think that’s soooo amazing!

image

Kalau dibilang selepas bekerja saya tak punya rencana tentunya tidak. Namun memang tidak saya rinci jadwalnya secara jelas. Seolah rasanya waktu saya terserap untuk cucian dan cuci piring heu. Oh, dan ngejar si bocah tentunya.

image

Untuk itu, terima kasih pada kawan-kawan yang secara tak langsung memberi saya inspirasi untuk menyusun rencana selanjutnya dengan lebih rinci dan terjadwal. Semoga setiap langkah yang ditempuh memberi keberkahan dan manfaat. Aamiin.

Anyway, happy birthday my lovely husband in this blessed morning rainy day! May Allah always protect and bless you as always. Keep the good thing for our family!

image

~ Jumat, 1 Juli 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *