Review ~ sarapan di Madame Kitchen, Tebet  

Selepas birdwatching di Hutan Kota Tebet pada piknik Agustus lalu, kami berniat untuk nyemil-nyemil cantik di kedai pisang bakar yang terletak di depan Taman Kota Tebet. Namun begitu kami memutari hutan kota dan keluar lewat pintu kecil, nampaklah sebuah resto dengan gambar spanduk yang memikat saya: nasi uduk dan nasi kuning. Nama resto tersebut adalah Madame Kitchen.

Ada tangga kecil untuk naik ke resto tersebut karena letaknya yang lebih tinggi dari jalan. Jadi dari atas resto kami bisa leluasa memandang jalan raya dan hutan kota di depan kami.

Pramusaji pun menawarkan menu sarapan hari itu. Yaitu nasi kuning, bubur kacang hijau, dan sandwich telur (kalau tidak salah ingat). Sayangnya hari itu tidak ada menu nasi uduk. Akhirnya kami pun memesan nasi kuning.
Menu sarapan nasi kuning ini terdiri dari nasi kuning, ayam goreng, lalapan, sambal, telur dadar iris, bihun, dan kering tempe plus teh tawar. Harga menu tersebut adalah Rp 30.000. Nasi kuning komplit ini buat saya enaak! Tehnya tawar ya nggak papa deh, sekali-sekali less sugar.

Karena sambil memegangi A, maka saya dan Abang makan bergantian. Pagi hari itu hanya ada kami bertiga dan Kaysan juga ayahnya sebagai pelanggan. Sambil mengejar A yang ke sana ke mari saya baru ngeh bahwa ruang outdoor dengan desain menarik ini tentunya adalah ruang free smoking, sementara resto yang serupa dengan rumah pribadi ini memiliki ruang sendiri untuk area bebas asap rokok dengan tema shabby chic. Ketika saya bertanya pada pramusaji katanya resto ini baru berdiri 2 bulan lamanya.

Saya tentu lebih suka desain ruang outdoor yang dimiliki resto ini karena lebih lapang dengan sofa-sofa panjang dan lampion yang mungkin saja ketika malam menjadikan tempat ini semakin romantis. Namun pastinya ketika peak hour tempat ini akan penuh dengan asap rokok. Jadi, ketika pagi hari dan udara masih sejuk kami tak salah pilih resto sebagai tempat sarapan. Tapi mungkin lain ceritanya kalau sore hari dan peak hour di ruang outdoor ini, padahal sebenarnya saya penasaran sama menu lainnya 😄. Jadi kalau mau coba menu lain enaknya tetep datang pagi-pagi hehe.

*Ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan penulis tidak menerima kompensasi apapun dari pihak tertentu terkait postingan ini.

4 thoughts on “Review ~ sarapan di Madame Kitchen, Tebet  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *