Membuat cap lukis dengan daun

Setelah sebelumnya A berlatih dengan kuas, kini kami menggunakan helai daun sebagai alat untuk melukis. Seperti cerita sebelumnya di sini, A suka memunguti benda-benda di alam. Daun-daun dan mahkota bunga ini juga kami ambil di jalan ketika rutinitas jalan pagi. Daunnya kami bubuhi cat dengan kuas seperti biasa lalu daun tersebut kami tekan di kertas. Ruas-ruas dan tulang daun akan terlihat dengan jelas. Namun terkadang saya terlalu banyak melapisi cat pada daunnya sehingga ketika dicetak di kertas jadinya terlalu basah.

A ikutan memberi warna pada daun dan mahkota bunga yang tersedia. Terkadang ia juga membubuhi kertas dengan kuas yang sudah basah.

P_20170118_101813

Oh iya, bagi saya manfaat kegiatan ini yaitu:

  • Mengenal warna karena sambil melukis kita bisa sambil mengulang-ulang dan menyebutkan warna cat air.
  • Mengenal berbagai bentuk daun dan juga warnanya. Kalau memungkinkan ambil bentuk dan warna daun yang berbeda-beda.P_20170119_131743
  • Menjelaskan bahwa sebisa mungkin tidak memetik bunga dari pohon, terutama jika pohon tersebut milik orang lain. Karena A sudah baca buku tentang lebah yang membuat madu, maka biasanya saya mengingatkannya untuk tidak memetik bunga karena nanti lebah akan bingung mencari madu di mana. Biasanya sih berhasil dan ia jadi mengurungkan niat memetik bunga.
  • Mengenalkan bagian-bagian bunga.
  • Mengenalkan alam dengan cara menyenangkan dan bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan.
  • Melatih motoriknya ketika memungut daun dari jalan atau tanah menggunakan jari tangan juga ketika memegang kuas atau daun.
  • Menambah kosakata karena bisa saja ia akan mengajukan sederet pertanyaan seperti, “Kenapa daunnya jatuh?”, “Kenapa daun tertiup angin?”, dan sebagainya. Siap-siap aja ya jawabnya XD.
  • Mengetahui perbedaan hasil akhir cetakan daun dan mahkota bunga di kertas.

 

 

P_20170119_094542

Kegiatan ini bisa dilakukan saat cuaca mendung maupun cerah. Saat cerah kami berjalan-jalan dan memunguti daun di ujung jalan untuk dibawa pulang. Siang hari ketika matahari sedang terik-teriknya dan A meminta keluar lagi, saya ajak melakukan kegiatan ini dan ia pun setuju. Bisa juga dilakukan ketika anak bosan bermain di dalam rumah ketika turun hujan ya. Kumpulkan saja dulu daun-daunnya.

Dan inilah hasil karya kami:

IMG_20170119_143353_372

IMG_20170203_120604_439

Awalnya saya sempat mengira A tidak tertarik dengan kegiatan melukis. Tapi setelah kegiatan ini, ia yang sedang bermain tiba-tiba lari ke saya seolah ingat sesuatu sambil teriak, “Oiya! Mamaaa, Dede belum etutis (-melukis)!” katanya dengan muka panik.

4 thoughts on “Membuat cap lukis dengan daun

  • February 3, 2017 at 8:02 pm
    Permalink

    wah apstinay seneng ya apalagi kalau sudah belepotan

    Reply
    • February 22, 2017 at 8:09 am
      Permalink

      Bangeet Mbak hihi

      Reply
  • February 22, 2017 at 8:14 am
    Permalink

    Anak2 suka bermain dgn warna. Apalagi dgn aktivitas baru yg belum pernah ia lakukan

    Reply
    • February 22, 2017 at 9:02 am
      Permalink

      Iyah, bikin mereka penasaran hehe.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *