Mengamati burung betet-biasa

Sejujurnya saya rindu sekali mengamati burung ini yang suaranya selalu ribut setiap pagi, siang, dan sore hari di area dekat rumah. Mereka biasanya terbang berkelompok dan berbunyi nyaring setiap terbang.

Jika saat itu A sedang tidur biasanya saya langsung ngibrit ke halaman belakang, mendongak ke pohon jati nan tinggi atau ke pohon rambutan di sebelah rumah. Biasanya sekitar 5 hingga 10 ekor burung betet-biasa tersebut akan hinggap di pohon jati tersebut. Dan jika terdapat sedikit saja gesekan suara atau suara buah jatuh ke tanah, biasanya saya langsung ngibrit lagi ke taman sebelah rumah, karena itu berarti saatnya waktu makan untuk burung-burung tersebut.

Dan setelah akhirnya berhasil mengamati dan memotret burung tersebut sebagai big month September, menjelang kepindahan kami dari rumah tersebut akhirnya pada bulan November saya kembali mendapat kesempatan dari semesta untuk mengamati mereka makan belimbing.

Burung betet-biasa ini rupanya punya kemampuan akrobat. Mereka memetik belimbing dengan paruhnya, lalu memakannya dengan bantuan kaki miliknya. Dan jika belimbing terdapat di ranting di bawah mereka, burung tersebut bisa memutar tubuhnya ke bawah untuk memetik belimbing tanpa berpindah tempat.

And now, after we are moving. I do really miss that birdwatching moment.

~ Karena burung diciptakan untuk terbang, bukan di dalam kandang

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *