Kenapa sukulen saya berkeriput?

Sukulen saya keriput meski media tanamnya sudah disemprot atau disiram air. Kenapa ya?

Mungkin itu pertanyaan beberapa orang yang memiliki tanaman sukulen di rumahnya.

Pada umumnya, masalah utama yang menjadi salah satu penyebab sukulen mati adalah karena terlalu banyak disiram (overwatering) atau kurang disiram (lesswatering). Yup, meski sukulen termasuk jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak air namun tetap saja sukulen butuh air dalam frekuensi tertentu.

Nah, salah satu tanda sukulen mengalami kekurangan air adalah daun-daunnya yang keriput.

Ingat bahwa daun-daun sukulen tebal karena menyimpan cadangan air. Nah, ketika menjadi keriput atau wrinkly, itu berarti air yang ada di daun mereka sudah tidak ada lagi.

Lalu bagaimana cara pemulihannya?

Ketika sudah disiram media tanamnya ternyata sukulen tetap saja wrinkly, maka kita lalukan water therapy dengan propagation. Tentunya lebih membuat hati tenang jika mengetahui bahwa kasus kekurangan air pada sukulen adalah jauh lebih baik daripada kebanyakan air. Karena kalau sudah overwatering, umumnya tidak banyak yang bisa kita lakukan selain menjemur akar sukulen dan berdoa semoga tidak membusuk.

Cara melakukan propagation yaitu: angkat sukulen dari tanah, bersihkan akarnya lalu letakan di dalam gelas atau toples berisi air. Cara ini juga bisa dilakukan jika kita ingin menumbuhkan akar baru secara lebih cepat.

Perhatikan perubahannya setiap minggu. Setelah 2 hingga 3 minggu, daun sukulen tak lagi keriput.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *