#44 Birdwatching di Hutan-Kota Pesanggrahan

Hari Sabtu itu kami sedang menginap di Ciputat dan memutuskan untuk mengikuti acara pengamatan-burung (birdwatching) oleh organisasi mahasiswa pengamat burung UIN yaitu KPB Nectarinia. 

Info event tersebut saya ketahui dari Eka. Karena lokasinya tidak jauh dari Ciputat maka kami pun memutuskan untuk ikut.

IMG-20170923-WA0004

Ketika tiba di lokasi saya sempat nggak enak juga karena ternyata hanya kami pihak “masyarakat umum” yang datang. Saya pun nggak hafal dengan mahasiswa UIN dan jadi canggung waktu dibagi kelompok. Ini jangan-jangan masyarakat umum nggak boleh ngikut ya. Begitu pikir saya waktu itu.

Hutan-Kota Pesanggrahan terletak di Jl. Karang Tengah Raya RT 03/03, Petukangan. Lokasi ini merupakan buah karya Babeh Idin. Lebih dari sepuluh tahun silam ia risau dengan banyaknya sampah yang mengalir di Kali Pesanggrahan dekat ia tinggal. Orang-orang di perumahan bahkan membuang sampah ke sungai. Ia pun nekad menelusuri sungai dengan rakit untuk melihat lebih dekat permasalahan sungai yang jauh sekali bedanya seperti dulu ia masih kecil. Babeh Idin bahkan sempat beberapa kali mengembalikan sampah-sampah yang sudah dibuang ke rumah warga tersebut. Ia kemudian mendirikan kelompok tani Sangga Buana di sekitaran Kali Pesanggrahan. Usahanya untuk menghijaukan kembali bantaran kali kemudian dilirik berbagai pihak hingga sekarang.

Kami kebagian di kelompok 1 dan mulai menelusuri hutan bambu dengan nyamuk-nyamuk yang super ganas. A terlihat biasa saja tapi mulai tertarik sewaktu Abang sempat mendapatkan foto hewan serupa berang-berang di tepi sungai.

Saya masih berharap bertemu raja udang namun hasilnya nihil. Kami menjumpai kipasan belang, cucak kutilang, dan burung-burung lainnya.

DSCN5143

DSCN5153

DSCN5149

Pohon-pohon bambu memang mendominasi pengamatan hari itu, setelah itu kami melewati kebun-kebun warga. Dan saya melihat burung bondol peking hinggap di pohon singkong.

Bondol peking alias Scaly-breasted Munia dengan nama latinnya yaitu Lonchura punctulata (Linnaeus, 1758) berukuran kecil yaitu sekitar 11 cm saja. Warnanya cokelat di bagian atas, bagian bawah berwarna putih dengan sisik cokelat. Burung inilah yang kerap ditangkap lalu dicat dan dijual di sekolahan. Ck..ck..ck…

IMG_20171008_231345_272

Pelajaran hari itu untuk A adalah mengenali lebih banyak jenis tumbuh-tumbuhan. Mulai dari tumbuhan paku, singkong, pepaya, hingga jamur. Tanaman yang nggak bosan-bosan dia cari adalah putri malu.

DSCN5166

Foto: Abang

DSCN5169

Habis itu barulah para peserta berkumpul untuk membahas burung apa saja yang dilihat. Ternyata banyak di antara mereka yang masih MaBa alias mahasiswa baru gitu. Pantesan banyak yang masih malu-malu hehe.

Di antara batang-batang bambu juga digelar pameran foto kecil-kecilan, hasil jepretan para mahasiswa senior.

DSCN5176

DSCN5187

DSCN5174

Ketika kami lagi duduk-duduk makan kue yang dibagikan, beberapa mahasiswa menghampiri dan mengajak ngobrol A.

Tidak lama A berkomentar kalau ia hari itu merasa senang dan bolak balik mengingatkan saya bahwa pin bergambar burung yang diberikan kakak-kakak mahasiswa jangan sampai hilang.