New project

Setahun yang lalu saya masih belum berencana akan menambah anak. Jangankan setahun, 6 bulan yang lalu pun belum. Saya tak sanggup kalau harus membayangkan baby blues seperti yang dulu saya alami. Meski entah masuk kategori baby blues atau bahkan sudah masuk post partum depression. Entahlah, yang jelas saya belum bisa!

Ditambah lagi A yang tidak akrab dengan anak bayi. Masa-masa ketika inderanya sangat sensitif itu, ia juga selalu menangis setiap bertemu anak bayi atau adik yang lebih kecil dari dirinya. Ia bisa menangis lebih dari 10 kali dalam waktu seharian hanya karena didekati adik kecil!

Tapi kemudian semua berubah. A mulai berkata bahwa ia ingin punya adik. Ia sering menciumi perut saya.

Saya pun sempat berpikir bahwa mungkin sekaranglah waktu yang tepat untuk punya anak lagi, mengingat Abang sedang kuliah dan jika nantinya beberapa tahun lagi saya yang ingin kuliah lagi.

Tanpa disangka ternyata terwujudlah niat itu. Setelah beberapa kali saya sempat kepedean karena mengira hamil namun ternyata tidak, (dan saya heran waktu itu saya takut sekali jika hamil lagi namun ketika hasil testpack negatif entah kenapa saya menjadi agak kecewa), akhirnya hari Jumat minggu lalu hasil testpack positif!

P_20171117_045556_HDR

Saya tidak bisa hari itu juga ke bidan puskesmas sehingga harus menunggu hingga hari Senin. Sayangnya, ketika hari Senin ternyata kondisi praduga kehamilan ini masih belum bisa dibuktikan jelas karena tidak ada usg 2 dimensi di puskesmas. Esok harinya saya pergi ke klinik dokter kandungan dan Alhamdulillah beneran positif!

Saya senang sekali karena reaksi A yang sangat responsif dan senang akan punya adik. Ia malah berkata bahwa maunya punya adik kembar! Kita lihat nanti ya, Nak.

P_20171122_194522