Main-main ke de Ranch dan Cimory River Side, Puncak

Bersama bapak dan ibu, juga keluarga kecil kakak, kami bertiga berjalan-jalan di Puncak, Jawa Barat sehari sesudah hari raya Idul Adha.

Awalnya kami hendak berkunjung ke Taman Safari di Cisarua. Namun, tiketnya ternyata cukup mihil ya untuk kami 1 mobil berisi 3 keluarga. Akhirnya kami putuskan pergi ke de Ranch dan Cimory River Side saja kemudian menginap di penginapan tak jauh dari situ.

Hari Kamis itu kami berangkat pukul 7 kurang dari rumah. Arus menuju Puncak lancar jaya dan pada akhirnya kami malah tiba di de Ranch pukul 8 lewat di mana rantai parkiran tempat wisata tersebut belum dibuka. Kepagian, cyiin!

Akhirnya kami menyingkir sejenak di tepi jalan sambil menunggu de Ranch dibuka.

Bermain dan memberi makan kelinci di de Ranch

Pukul 9 kurang kami pun menuju area parkir de Ranch dan setelah menunggu sekian menit bersama mobil-mobil lain, kami akhirnya berhasil masuk.

De Ranch, Puncak ini rupanya baru dibuka tahun 2017 lalu. De Ranch yang awalnya hanya ada di Bandung, kini hadir lebih dekat dari Jakarta. Tagline besar-besar di depan pintu masuknya pun berbunyi “Taste of Bandung”.

IMG-20180829-WA0055

Harga tiket masuk adalah Rp20.000 per orang. Harga parkir untuk mobil Rp10.000.

Di awal kedatangan, kami disambut oleh patung kepala kuda dan toko oleh-oleh di sisi kiri dan kanan. Abang pun menukarkan tiket dengan susu.

DSCN6584_wm

Setelah itu kami mulai menjelajah. Rupanya de Ranch ini berisi restoran dan tempat-tempat unik yang menarik untuk dijadikan latar foto, serta tentu saja wahana bermain untuk anak seperti panahan, berkuda, memberi makan kelinci, domba, memberi minum susu pada sapi, menangkap ikan, hingga naik delman dan bersepeda. Untuk setiap wahana permainan tersebut pengunjung akan dikenakan biaya lagi.

DSCN6619

DSCN6591_wm

Kami pikir Mas akan bersedia menunggang kuda sehingga nantinya A akan mengikuti. Namun mereka berdua menolak. Kami memutari area de ranch terlebih dulu. Wahana memberi makan kelinci rupanya adalah satu-satunya yang A inginkan. Namun kelinci-kelinci baru akan dikeluarkan pukul 10 sehingga kami menunggu terlebih dulu sambil Mas main sepeda.

DSCN6636

Karena sudah lama nggak naik sepeda akhirnya kami harus rela menunggu Mas selama kurang lebih 1 jam muter-muter naik sepeda. Padahal muternya ya di situ-situ aja tapi nggak selese-selese 😄.

Syukurlah di sebelahnya ada stand jajanan. Saya akhirnya beli sosis bakar seharga Rp 15.000. Harganya memang cukup mahal. Popcorn dan jagung serut kecil yang ditaburkan keju dihargai sama yaitu Rp 20.000. Selain itu masih ada waffle, kentang ulir, cireng, es roll, dan toko sovenir.

DSCN6637

DSCN6635

Setelah itu kami pun menuju kandang kelinci. Harga tiket masuknya Rp25.000 dan mendapat seikat sawi. Pendamping tidak dikenakan biaya jika ingin ikut masuk namun satu anak hanya boleh satu pendamping, tidak bisa sekaligus semua masuk ya. Kasian kelincinya nanti.

DSCN6686_wm

A senang sekali memegang sawi hijau dan mulai mendekati kelinci. Saya memerhatikan caranya memberi makan kelinci. Kalau sebelumnya ia melempar saja makanan yang dipegangnya pada kelinci, sekarang ia mematahkan daun sawinya terlebih dulu dari batangnya baru kemudian dengan berani menyodorkan daun sawi pada kelinci. Bahkan ia tetap menyodorkan telapak tangannya ke mulut kelinci yang mendekat meski potongan daun sawi sudah berukuran kecil.

DSCN6653_wm

DSCN6660_wm

A dan Mas mondar-mandir ke sana ke mari mengejar kelinci. Ternyata seikat sawi cepat sekali habisnya. Beberapa kelinci pun sepertinya sudah kekenyangan. Namun A sempat meminta sawi lagi, rupanya ia mengira sawi tersebut dibeli terpisah dan bisa ditambah lagi. Sayangnya tidak. Sekali masuk ya hanya dapat satu ikat sawi. Akhirnya mereka main-main saja sambil sesekali memungut daun sawi yang jatuh di rumput.

DSCN6667_wm

Puas bermain kami mengajak mereka menyudahi kegiatan di de Ranch. Kami pun menukarkan tiket yang belum ditukar dengan susu dan sholat terlebih dulu. Mushola terletak di lantai 2 dekat dengan restoran. Habis itu kami beranjak menuju Cimory River Side sekalian makan siang.

Makan siang dan main di Cimory River Side

Sebenernya ini bukan kali pertama saya ke Cimory River Side. Tapi waktu yang pertama itu saya emang nggak tahu kalau ni resto ada tempat main-main sama walking pathnya di pinggir sungai. Maklum lah ya, resto ini terbilang mihil. Jadi meski banyak yang ngomongin nih tempat, ya kami nggak niat juga pergi main ke Puncak cuma ke sini doank. Pas akhirnya tahun 2016 lalu ke tempat ini pun karena bareng kawan-kawan sepulang kami kemping dari Cibodas. Di mana semua udah pada kelaperan sampai di mobil sebelah (mobilnya Ali), pada ngegadoin mie langsung dari bungkusnya. Trus begitu sampe Cimory ini rupanya waiting list donk ampe 1 jam 😂. Saya waktu itu udah pasrah ngegendong A, mana sempet nggak dapet duduk pas masih waiting list 😥.

Nah, tapi kali ini Cimory River Side ya jadi tujuan kami sekeluarga selain de Ranch. Jadi sekalian makan dan main-main karena katanya ada tempat bermainnya.

Ya sudah, meluncurlah kami ke Cimory di jam makan siang itu. Kami pilih meja yang free smoking saja karena nggak pakai waiting list. Sementara meja yang dekat view sungai ternyata adalah smoking area dan masih harus waiting list.

Saya kayanya nggak perlu kasi review resto sama makanannya karena yaaa tempat ini menang di pemandangannya aja sama namanya yang udah terkenal sih hehe. Kalo soal harga jelas mahal, dan rasanya pun biasa saja.

Kami menunggu makanan kurang lebih setengah jam. Habis itu barulah menuntaskan rasa lapar dan akhirnya bisa jalan-jalan ke dekat sungai. Etapi ternyata bayar lagi yaaaa heu.

Tiket masuk ke area forest walk adalah Rp15.000/orang. Sementara untuk masuk ke wahana aquarium Rp25.000/orang. Tapi kami sudah menduga palingan aquariumnya sedikit saja jadi nggak usah lah ya. Jadinya kami ke tepi sungainya saja.

20180823_144010_HDR_wm

20180823_144135_HDR_wm

Dari situ ikutin jalan lalu nyeberang jembatan dan masuk ke mini zoo. Ada hewan-hewan seperti burung merak, rusa, monyet, hingga sapi antara kandang-kandang di area tersebut. Namun pemandangannya nggak terlalu bagus. Saya malah hanya fokus saja ke tepi sungai.

DSCN6714_wm

DSCN6709

Dari situ ya muter-muter aja liat berbagai hewan. Lalu kami ke area yang rupanya dipasang berbagai lampion. Mungkin kalau malam lebih rame lagi kali ya.

DSCN6711

Habis itu kami balik lagi nyeberang jembatan. Ternyata tempatnya nggak se-wow yang dibayangkan ya hehe. Anak-anak pun akhirnya main saja di perosotan yang kali ini gratis. Itu pun hanya sebentar karena udah pada capek.

DSCN6727

DSCN6726

Setelah itu akhirnya kami pun menuju hotel yang jaraknya tidak jauh dari Cimory. Cuci-cuci, bersih-bersih, dan mandi.

Alhamdulillah atas jalan-jalan hari itu.

20180823_144147

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *