Menjadi pendukung

Capture+_2018-08-04-01-15-55 Capture+_2018-08-04-01-16-09

Saya tahu tentu tak selayaknya membandingkan. Tapi saya hanya ingin bertanya-tanya; jikalau dulu saya diperkenankan untuk mengembangkan apa yang menjadi minat dan bakat saya tentu penyesalan dan proses memaafkan inner child yang berlarut-larut ini tidak akan ada kan?

Tak perlu juga ditanyakan apakah saya tetap seperti sekarang ini ataukah misalnya sudah melanglang buana menenteng kamera dan memandu turis menjelajah hutan kota. Saya pun tak risau jika memang takdirnya tetap berstatus ibu rumah tangga jua. Namun, alangkah leganya hati jika tak perlu memaafkan inner child yang merasa diabaikan bertahun-tahun lamanya hingga berlarut seperti ini. Juga merasa percaya diri, ketika bahkan sudah tiga tahun berlalu pasca resign bekerja kantoran, masih saja dianggap bahwa pilihan menjadi ibu rumah tangga saja itu adalah tidak baik, seolah apa yang dilakukan selama ini tetaplah sebuah kesalahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *