Main-main ke kantin baru

Tanggal 26 Januari lalu, Abang ada pertemuan dengan teman-temannya di kampus lama. Sengaja dipilih hari Sabtu karena supaya bisa mengajak kami. Sik asik bisa jalan-jalan jauhan dikit.

Tapi waktu itu saya masih agak ragu juga karena little N baru dibawa pergi kalo kontrol ke dokter saja. Kalau dibawa main-main agak lama gitu saya bisa nggak ya megangnya?

9Tapi seperti biasa, Abang meyakinkan untuk yaaaa… biasa aja gitu. Yang penting bawa persiapan aja. Awalnya saya sempat berpikir untuk membawa stroller karena lumayan tuh fakultasnya kan accessible buat stroller hehe. Tapi dipikir agak repot juga ya. Sempat juga saya mikir mau bawa tripod sama kamera, siapa tahu toh bisa sambil nyari burung juga di hutan kampus? Etapi kok ya malah tambah banyak bawaannya? Sementara habis dari kampus kami juga mau mampir ke rumah teman dan bawa kado untuk bayi juga. Yo wess akhirnya hanya bawa tas bayi, baju ganti A, dan kado.

Abang dan teman-temannya ketemuan di kantin. Kantin yang sudah jauuuuuh berubah dibanding dulu.

Sekarang kantinnya jauh lebih terang dan lebih bersih. Meski tetap sama panasnya hehe.

Tapi menariknya sekarang dimulai peraturan baru. Yaitu:


  • Pengunjung kantin wajib menjaga sendiri kebersihan dan kerapihan meja. Jadi nggak ada lagi ninggalin sampah berserakan di meja.
  • Pengunjung kantin wajib meletakan piring dan gelas kotor di tempat yang sudah tersedia.
  • Penjual wajib memberikan piring makanan beserta nampannya. Jadi saya sempat beli sate terus karena cuma satu piring dan agak ribet sementara A lari-larian jadi nampannya sempat saya tolak gitu, mau bawa piringnya aja pake tangan langsung, eh ternyata nggak boleh kata yang jual. Katanya mereka wajib ngasihin sama nampannya. Yo wess.
  • Penjual sudah tidak boleh lagi memberikan sedotan plastik. Nah, cakep bener ini. Kebayang kan ya ada berapa ribu sampah sedotan plastik yang bisa dihemat!

Tapi beberapa catatan, sayangnya karena mungkin stok gelas masih terbatas jadinya beberapa stall menjual minuman dengan gelas plastik padahal pembeli ingin minum di tempat dan bukannya dibawa pulang.

Hm.. semoga saja segera nambah ya gelasnya atau tetap lebih baik persiapan bawa botol sendiri.

Anyway, saat itu little N lebih banyak tidur. Jadinya kadang digendong Abang sambil ngobrol atau digeletakin di bangku sementara saya dan A lari-larian di claster hehe. Kesian bayik digeletakin haha.

A girang bener lari-larian. Maklum kan udah agak lama kita nggak main-main ke taman. Moment berdua saja sama saya kaya gini sama-sama kami rindukan meski tentu ia senang ada adik bayi. Quality time buat kami berdua.

A juga senang main-main ke jembatan. Meski sayangnya sempat ngibrit waktu saya ajak mendekat lihat kupu-kupu yang sedang basking alias berjemur heu.


A mengambil ranting seperti biasa dan sempat ingin membawa pulang. Tapi rantingnya cukup besar sehingga hanya ia bawa ke pintu mushola. Saat hendak shalat dzuhur tanpa saya pinta, ia mengambil wudhu dengan sendirinya.

Setelah itu saat gantian Abang yang shalat, A marathon mushola-kantin-mushola-kantin. Ia ketawa-ketawa girang sendirian sambil lari. Kayanya puas banget hihi.

Pas sampai rumah dan saya buka lagi buku yang sedang saya baca, saya paham sebabnya.

Salah satu klasifikasi fitrah manusia yaitu fitrah jasmani. Setiap anak lahir dengan membawa fisik yang suka bergerak aktif dan panca indera yang suka berinteraksi dengan bumi dan kehidupan.

Dikutip dari buku Fitrah Based Education halaman 156.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *