Di manakah gurita menyimpan tinta?

“Gurita nyimpan tintanya di mana?” Tanya A pada saya.

Heu. “Di kepalanya.” Jawab saya tapi nggak yakin.

A terus menanyakan hal yang sama berulang-ulang. Kami di rumah pun ternyata tidak memiliki buku yang memuat informasi mengenai gurita dan seluk beluknya. Akhirnya Abang menggambar bagian tubuh gurita mencontoh dari internet.

Tidak lama kemudian saya akhirnya berjodoh dengan buku anak yang bertema gurita dan juga cumi-cumi. Buku bacaan anak tersebut merupakan buku bekas dengan harga Rp 10.000.

Alhamdulillah. Jadi kami bisa memuaskan rasa penasaran si anak terhadap gurita dan tintanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *