Masak dengan panci presto

Panci presto adalah alat memasak yang digunakan untuk melunakan daging, tulang ikan, serta tulang ayam dengan menggunakan teknik uap air bertekanan tinggi dengan tetap menjaga kandungan rasa dan gizi makanan dalam waktu singkat. Panci presto disebut juga pressure cooker.

Seingat saya dulu ibu pernah memasak sesekali dengan panci presto untuk memasak ikan. Saat dimakan, tulang ikan benar-benar menjadi lunak. Waktu itu saya terkesima dengan kemampuan panci tersebut. Dan muncul juga keinginan kapan-kapan ingin mencoba memasak dengan panci presto.

Kelebihan panci presto ini tentunya adalah bisa memasak dalam waktu cepat. Lebih cepat daripada memasak dengan kompor biasa, dengan menggunakan oven, apalagi slow cooker. Faktor cepatnya ya karena menggunakan uap bertekanan tinggi.

Ketika A membongkar-bongkar barang di kamar, saya udah siap-siap marah saja karena semua barang ia keluarkan. Tapi kemudian saya batal marah ketika melihat sebuah kardus bertuliskan “pressure cooker”. Lho, saya punya panci presto?!

Saya baru tersadar kalau ternyata saya sudah punya panci presto. Panci tersebut diberikan teman sebagai hadiah pernikahan. Duh, sampai lupa belum pernah dipakai ya.

Karena saya baru ingat punya si panci, sekarang sambil belajar dulu deh bagaimana cara menggunakan panci presto.

Panci presto rupanya memiliki tutup yang sangat rapat sehingga tidak ada uap yang keluar. Beberapa langkah dalam memasak dengan menggunakan panci presto adalah:

  1. Sebelum memasukan makanan, pastikan dulu bahwa panci bersih dan tidak ada sisa makanan di dalam panci.
  2. Pastikan tutup panci bisa menutup sempurna dan berfungsi dengan baik.
  3. Masukan air sesuai batas yang dibutuhkan. Jangan melebihi 3/4 bagian.
  4. Masukan makanan dan sesuaikan lamanya waktu memasak serta api kompor yang tidak terlalu besar.
  5. Ketika panci mengeluarkan bunyi dan uap, pasang katup penutup dengan hati-hati lalu kecilkan api.
  6. Sebaiknya tidak meninggalkan kompor atau pasang alarm jika khawatir terlupa.
  7. Jika waktu memasak sudah selesai, jangan langsung membuka penutup panci karena ada tekanan dari dalam. Tunggu hingga katup turun dengan sendirinya.

Begitu kira-kira langkah-langkah menggunakan panci presto. Lalu saya coba searching di web favorit saya yaitu thekitchn.com mengenai panci presto. Ealah, ternyata bukan cuma dipakai buat melunakan tulang atau duri ikan saja, tapi masih banyak resep lain. Salah satunya memasak spaghetti. Hoalah spaghetti pake panci presto?!

sumber: thekitchn.com

Jadi, kalau memasak pakai cara biasa, biasanya kan saya menggunakan panci buat merebus spaghetti. Habis itu menumis bawang putih atau bawang bombay untuk memasak saus spaghetti di teflon. Otomatis nantinya ada dua panci yang harus dicuci. Nah ternyata menurut yang saya baca di thekitchn ini, selain lebih cepat dalam segi waktu, alat memasak yang dicuci juga lebih sedikit.

Resepnya adalah memasak semuanya secara sekaligus dalam panci presto tersebut. Resep ini juga ada di thekitchn.com

  1. Tumis daging giling terlebih dulu dengan minyak zaitun secukupnya selama 5 menit.
  2. Campurkan air. Kemudian aduk.
  3. Tuang saus spaghetti. Aduk kembali.
  4. Patahkan spaghetti menjadi dua, masukan ke dalam panci. Tambahkan air.
  5. Tutup panci presto dan tunggu 8 menit.
  6. Angkat dan sajikan di piring.
  7. Taburkan oregano ataupun keju parut.
Sumber: thekitchn.com

Duh, saya jadi penasaran banget nih sama panci presto. Kalau kamu gimana, suka masak pakai panci presto juga kah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *