Tips berpuasa untuk anak usia dini

Siapa yang anaknya sudah mulai belajar puasa?

Berhubung anak saya masih usia 4 tahun maka saya belum mengajak anak saya untuk berpuasa. Saya menganut prinsip bahwa anak usia di bawah 7 tahun sebaiknya tidak dituntut untuk menjalankan ibadah. Diajak dan dijelaskan boleh tapi tidak dituntut. It’s depend on your faith. Tapi saya ikut dengan Fitrah Based Education-nya Ust. Harry Santosa bahwa yang terpenting adalah menanamkan kecintaan (mahabbah) bagi anak usia dini, bukan kesempurnaan.

Kami di rumah lebih menjelaskan mengenai apa itu puasa? Apa itu ramadhan? Kenapa berpuasa? Kenapa shalat tarawih? Kenapa harus berbuka puasa? Dan seterusnya deretan pertanyaan yang diajukan oleh A.

Sehingga ramadhan bagi kami di rumah juga berarti membuka wawasan anak lebih jauh mengenai tata cara berpuasa, yang dilakukan secara berulang-ulang.

A seringkali mengaku berpuasa, namun dalam 10 menit kemudian ia minum dan tetap bilang bahwa ia puasa. Dalam hal ini tidak perlu defense kepadanya bahwa ia tidak berpuasa. Di lain kesempatan cukup dijelaskan secara perlahan saja mengenai waktu berpuasa dan kapan boleh berbuka.

Untuk menambah semarak dan lebih membangkitkan semangat, bisa juga menambahkan dari referensi buku anak. Misalnya, saya membacakan buku ini untuk A supaya ia semakin cinta pada ibadah puasa.

Dalam beribadah untuk anak usia dini, yang terpenting adalah menanamkan kecintaan (mahabbah), bukan kesempurnaan sehingga menjadi tergesa-gesa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *